Oleh: Havid Ardi | November 2, 2011

judul penelitian

Pemuda Muhammadiyah Rekomendasikan Usung Kader Terbaik di Pilpres 2009

Nurcahyo Ibnu Yahya

29 August 2008

MAKASSAR – Tanwir II Pemuda Muhammadiyah memutuskan untuk mengusung kader terbaik Muhammadiyah menjadi pemimpin nasional. Meski begitu, Tanwir II yang secara resmi ditutup pada Selasa, (26/8) di Makassar, Sulawesi Selatan itu tak menyebut nama kader Muhammadiyah yang akan didukung untuk menjadi kandidat Presiden RI periode 2009-2014. “Pemuda Muhammadiyah berkomitmen untuk mengusung kader terbaiknya, untuk itu akan membentuk Tim Ad Hoc yang bertugas untuk mengkaji peta politik nasional dan melakukan ijtihad politik setelah Pemilu Legislatif 2009,” ungkap Steering Committee (SC) Tanwir II Pemuda Muhammadiyah, Manajer Nasution saat membacakan Keputusan Induk Tanwir Makassar. Keputusan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah juga bertekad untuk memperkuat posisi kader-kadenya di kancah kebangsaan. Menurut Manajer, Pemuda Muhammadiyah akan mendukung dan melakukan pendekatan secara kelembagaan, baik secara formal maupun informal, sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada dan mempertimbangkan nilai dan etika yang berlaku sehingga tidak menciderai Muhammadiyah secara kelembagaan. “Dengan upaya ini diharapkan kader Pemuda Muhammadiyah bisa diperhitungkan dan mendapat kemudahan untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” cetusnya. Tanwir II Pemuda Muhammadiyah pun mengajak keluarga besar Muhammadiyah untuk mendukung secara optimal setiap kader persyarikatan yang maju di arena kebangsaan. Pemuda Muhammadiyah menilai, hal itu perlu dilakukan agar organisasi dakwah yang didirikan KH Ahmad Dahlan 100 tahun lalu itu tak terikat dan berhutang budi pada pihak-pihak lain yang dapat menciderai tujuan persyarikatan. Tanwir II juga bersepakat untuk membina dan mengawasi kader Pemuda Muhammadiyahuntuk tetap konsisten dalam mengemban misi dakwah. “Untuk itu, Pemuda Muhammadiyah akan melakukan kontrak moral politisi Pemuda Muhammadiyah terhadap misi dakwah Muhammadiyah di ranah politik kebangsaan,” papar Manajer. Selain itu, Pemuda Muhammadiyah juga akan membentuk kaukus politik kader organisasi untuk membangun etika politis. “Kontrak politik itu akan dilakukan dengan semua kader Pemuda Muhammadiyah bersama jajaran Muhammadiyah di semua tingkatan.” Tanwir II Pemuda Muhammadiyah melahirkan sederet rekomendasi. Pemuda Muhammadiyah mendesak agar Pemerintahan SBY-JK tetap serius dan fokus menjalankan amanat roda pemerintahan hingga masa jabatannya selesai. “Pemuda Muhammadiyah juga mendukung kinerja dan sikap KPK untuk lebih serius dalam menangani tindak pidana korupsi tanpa harus tebang pilih,” tegas Manajer. Pemuda Muhammadiyah juga merekomendasikan kepada pemerintahan SBY-JK untuk memfokuskan pembangunan kepada pemenuhan kebutuhan mendasar rakyat miskin terutama membuka lapangan kerja, pendidikan dan kesehatan gratis. “Mendesak Pemerintah untuk menindak tegas para penunggak royalti batu bara yang selama ini telah merugikan negara triliunan rupiah.” Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Izzul Muslimin meminta agar seluruh kader dan pimpinan menjalankan amanat Tanwir itu dengan solid dan sungguh-sungguh. Izzul juga mengajak para kader Pemuda Muhammadiyah di berbagai parpol yang akan bertarung di kancah perpolitikan untuk tetap bersinergi dan menjalin ukhuwah. “Pemuda Muhammadiyah harus membuktikan dirinya sebagai kader persyarikatan, umat dan bangsa yang terbaik,” papar Izzul. Ia berharap agar seluruh Pemuda Muhammadiyah menjadi teladan bagi anak bangsa yang lain. Menurut Izzul, Pemuda Muhammadiyah saat ini telah memiliki good image di masyarakat. “Citra itu harus kita tingkatkan menjadi great image, tentunya dengan berkarya nyata di masyarakat.” Tanwir II Makassar juga memutuskan untuk mengusung Gunawan Hidayat yang saat ini menjabat sekretaris umum PP Pemuda Muhammadiyah untuk menjadi ketua umum KNPI. “Untuk itu, pimpinan pusat dan pimpinan wilayah Pemuda Muhammadiyah untuk melakukan pendekatan kepada OKP dan DPD KNPI Provinsi untuk dapat memberikan dukungan kepada saudara Gunawan Hidayat pada Kongres KNPI yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2008 di Bali, “ demikian bunyi salah satu keputusan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah. Hari.Republika (nurcahyo ibnu yahya).

Sumber: PP Pemuda Muhammadiyah at http://www.pemuda-muhammadiyah.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=149&Itemid=1

Oleh: jefrisangketua | Januari 22, 2009

Pemuda Muhammadiyah Lebong dalam Lensa

Pemuda Muhammadiyah Lebong

Ketua Pemuda Muhammadiyah Daerah Kab. Lebong

Ketua Pemuda Muhammadiyah Daerah Kab. Lebong

 

Pengurus

Pengurus

Oleh: jefrisangketua | Januari 6, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.